Sabtu, 29 Januari 2011

Inilah Lima Herbal Pencegah Diabetes



Kayu manis, bawang bombay, rumput laut, pare, dan kedelai hitam ternyata cukup ampuh untuk mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh. Sehingga sangat dianjurkan untuk dikonsumsi kalangan penderita diabetes (kencing manis).

Prevalensi diabetes atau sakit gula pada penduduk Asia telah meningkat dua hingga lima kali lipat dalam dua dekade terakhir. Kondisi ini juga menyumbang tingkat kematian di wilayah ini.

Setiap tahun sekitar tiga juta orang di dunia meninggal karena diabetes, satu juta orang di dunia harus diamputasi, 1,5 juta orang harus cuci darah, 300.000 orang buta, dan dana yang harus dikeluarkan untuk mengobati diabetes mencapai Rp 150 triliun per tahun.

Penyakit ini harus dikendalikan karena akan membuat orang menjadi lemas, lesu, tak bertenaga dan menurunnya kinerja. Diabetes juga menyebabkan berbagai komplikasi yang memberatkan pada lemak tubuh serta jantung dan pembuluh darah yang bisa mengancam jiwa. Solusi mengendalikan kadar gula darah tidak harus dengan cara-cara medis. Ternyata pencegahan atau pengobatan penyakit bisa dilakukan secara herbal.

Ada beberapa tanaman yang dipercaya bisa untuk mengobati diabetes, antara lain:

1. Kayu Manis
Khasiatnya berasal dari minyak yang terkandung di dalam kulitnya. Kayu manis dipakai sebagai jamu-herbal karena bersifat antioxidant dan lebih baik dibandingkan 6 tumbuhan lainnya yang juga bersifat antioxidant seperti anise, ginger, licorice, mint, nutmeg, dan vanilla. Kayu manis dapat dipakai untuk menormalkan gula darah, dan sudah digunakan sejak dulu bahkan sudah biasa dicampurkan didalam makanan dan atau minuman seperti kopi, cereal, teh, orange juice dan roti, bahkan sekarang sudah tersedia dalam bentuk kapsul dan pill. Konsultasikan dengan dokter dan pakailah kayu manis jenis Cinnamomun Cassia.

2. Bawang Bombay
Bawang ini mengandung kromium yang baik. Meski sama-sama mempunyai banyak manfaat seperti bawang putih namun bawang bombay mempunyai komponen sulfur dalam bentuk allyl propyl disulphide yang dari hasil kajian penelitian berperan penting dalam menurunkan glukosa darah sehingga baik bagi penderita diabetes.

3. Pare
Studi-studi klinis menunjukkan kalau pare meningkatkan produksi sel-sel beta di pankreas yang memicu perbaikan produksi insulin di dalam tubuh. Kandungan Charantin, polypeptide P dan oleonolic acid glcosides di dalam pare dinyatakan berperan dalam penanganan diabetes. Anda bisa menggunakan dengan cara minum sekitar 20 mililiter jus pare setiap hari. Upayakan mengonsumsi saat perut masih dalam keadaan kosong di pagi hari.

4. Kedelai hitam
Makan kedelai hitam secara teratur menurunkan risiko serangan diabetes. Meski baru terbukti pada tikus, saran ini patut dipertimbangkan. Dalam penelitian yang dimuat dalam Journal of the Science of Food and Agriculture edisi Februari, tim peneliti dari Korea Selatan mempelajari pengaruh diet kedelai hitam terhadap 32 ekor tikus. Setiap hari, tikus-tikus tadi diberi makan sebanyak-banyaknya dengan kandungan kedelai hitam yang bervariasi. Hasilnya, kadar gula darah tikur rendah.

5. Rumput Laut
Peneliti Universitas Brawijaya Malang, Slamet Budi Cahyono mengungkapkan rumput laut memiliki kandungan antioksidan dan juga serat alami yang berguna mencegah penyakit degeneratif salah satunya diabetes karena mengandung antioksidan dan kaya akan serat alami yang bisa mencegah penyakit.

0 komentar: